This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 19 September 2012

Rekonstruksi Citra (Image recontruction)

Operasi Pengolahan Citra

Berbicara operasi pengolahan citra sebenarnya ada banyak kegunaanya, yang saya dapatkan ada 6, yaitu :
  1. Perbaikan kualitas citra(image enhacement)
  2. Pemugaran citra(image restoration)
  3. Pemampatan citra (image compression)
  4. Segmentasi citra (image segmentation)
  5. Pengorakan citra (image analysis)
  6. Rekonstruksi citra (Image recontruction) 
Namun yang akan saya bahas kali ini yaitu mengenai rekonstruksi citra. seperti apa rekonstruksi citra itu??? mari kita simak bersama - sama dibawah ini :D !!!

Rekonstruksi Citra

Tujuan rekonstruksi citra yaitu  membentuk ulang objek dari beberapa citra hasil proyeksi. Istilah rekonstruksi citra umum dipergunakan dalam lingkup pencitraan tomografi, yaitu teknik pencitraan yang menghasilkan gambaran potongan lintang suatu objek melalui pengolahan terhadap sinyal proyeksi trans-aksial dari objek tersebut. Sinyal proyeksi trans-aksial diperoleh dengan cara memberikan radiasi terhadap objek dalam berbagai sudut orientasi. Modalitas pencitraan tomografi pada umumnya memiliki sistem mekanik yang mengatur rotasi posisi transduser pemancar radiasi dan transduser pendeteksi sinyal sehingga pengambilan proyeksi objek dapat dilakukan dari berbagai sudut orientasi.
Sinyal proyeksi yang menjadi input dari proses rekonstruksi citra dapat dihasilkan dari 3 macam teknik  pencitraan tomografi, yaitu:

1. Transmission Tomography  

Pada transmission tomography, sinyal informasi proyeksi diperoleh dari intensitas sinyal radiasi yang ditangkap setelah sinyal menembus objek. Contoh modalitas pencitraan yang temasuk kategori ini adalah CT-Scanner. CT-Scanner mempergunakan radiasi sinar X dalam berbagai orientasi untuk menghasilkan citra irisan lintang objek pencitraan.  

2. Reflection Tomography 

Teknik tomografi refleksi banyak dipergunakan dalam aplikasi radar. Dalam aplikasi ini, sinyal informasi proyeksi objek merupakan intensitas sinyal refleksi yang dipantulkan oleh permukaan luar objek, misalnya seperti pada aplikasi doppler radar-imaging.

3. Emission Tomography
Tomografi emisi memanfaatkan sinyal informasi berupa intensitas peluruhan radioaktif dari komponen radionuklida yang dimasukkan ke dalam objek. Dalam aplikasi medis, contoh modalitas pencitraan yang menggunakan metode tomografi emisi antara lain adalah PET (Positron Emission Tomography).

contoh :
Operasi rekonstruksi citra banyak digunakan dalam bidang medis. Misalnya beberapa foto rontgen dengan sinar X digunakan untuk membentuk ulang gambar organ tubuh.Contoh lain yaitu untuk rekonstruksi foto janin hasil USG

Gambar Janin USG


Kamis, 28 Juni 2012

SpongeBob OpenGL

Akhirnya tugas mata kuliah semester 4 ini kelar!! gua berhasil menciptakan sebuah penemuan yang mutakhir.... Loe semua tau semua itu apa??? yuuppss... itu sesuai judul di atas tentunya gua bikin spongebobb[kartun kesukaan gua] :P :)



oke lah..tanpa panjang dan tanpa lebar,, emangnya persegi pangjang pake panjang lebar segala???
ni linknya.. tinggal sedoooooott aja sesuka kalian.. mudah mudahan membantu..
jangan lupa linker settingnya di kasih... sama gambar2 sesuai nama yang ada di source code!!!
SEDOOTT!!!!

Rabu, 06 Juni 2012

Konsep Keamanan Data dan VPN

Konsep Sistem Keamanan Data 
 
1. Konsep Keamanan Jaringan
Keamanan jaringan komputer sebagai bagian dari sebuah sistem informasi adalah sangat penting untuk menjaga validitas dan integritas data serta menjamin keterrsediaan layanan begi penggunanya. Sistem harus dilindungi dari segala macam serangan dan usaha-usaha penyusupan atau pemindaian oleh pihak yang tidak berhak.
Lingkup keamanan data
  • Keamanan fisik
  • Keamanan akses
  • Keamanan file/data
  • Keamanan Jaringan
Prinsip keamanan jaringan dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu :
a. Kerahasiaan (secrecy)
Secrecy berhubungan dengan hak akses untuk membaca data atau informasi dan suatu sistem computer. Dalam hal ini suatu sistem komputer dapat dikatakan aman jika suatu data atau informasi hanya dapat dibaca oleh pihak yang telah diberi hak atau wewenang secara legal.
b. Integritas (integrity)
Integrity berhubungan dengan hak akses untuk mengubah data atau informasi dari suatu sistem computer. Dalam hal ini suatu sistem komputer dapat dikatakan aman jika suatu data atau informasi hanya dapat diubah oleh pihak yang telah diberi hak.
c. Ketersediaan (availability)
Availability berhubungan dengan ketersediaan data atau informasi pada saat yang dibutuhkan. Dalam hal ini suatu sistem komputer dapat dikatakan aman jika suatu data atau informasi yang terdapat pada sistem komputer dapat diakses dan dimanfaatkan oleh pihak yang berhak.
d. Authentication
Aspek ini berhubungan dengan metoda untuk menyatakan bahwa informasi betul-betul asli, orang yang mengakses atau memberikan informasi adalah betul-betul orang yang dimaksud, atau server yang kita hubungi adalah betul-betul server yang asli.
Untuk membuktikan keaslian dokumen dapat dilakukan dengan teknologi watermarking dan digital signature. Sedangkan untuk menguji keaslian orang atau server yang dimaksud bisa dilakukan dengan menggunakan password, biometric, dan sejenisnya. Ada tiga hal yang dapat ditanyakan kepada orang untuk menguji siapa dia :
* What you have (misalnya kartu identitas ~KTP,SIM,dll~)
* What you know (misalnya PIN atau password)
* What you are (misalnya sidik jari, biometric, Captcha)
e. Akses Kontrol
Aspek kontrol merupakan fitur-fitur keamanan yang mengontrol bagaimana user dan sistem berkomunikasi dan berinteraksi dengan system dan sumberdaya yang lainnya. Akses kontrol melindungi sistem dan sumberdaya dari akses yang tidak berhak dan umumnya menentukan tingkat otorisasi setelah prosedur otentikasi berhasil dilengkapi.
f. Non-Repudiation
Aspek ini menjaga agar seseorang tidak dapat menyangkal telah melakukan sebuah transaksi. Penggunaan digital signature, certificates, dan teknologi kriptografi secara umum dapat menjaga aspek ini. Akan tetapi hal ini masih harus didukung oleh hukum sehingga status dari digital signature itu jelas legal.
Ancaman terhadap keamanan non fisik
  • Intrudes -> hackers/crackers -> kelompok2 penggemar komputer yg pada awalnya berusaha menembus keamanan suatu sistem komputer yg dianggap canggih
  • Malicious Program -> program yg dibuat untuk mengganggu dan bahkan merusak suatu sistem komputer
Pengamanan Data
  • Pengamanan fisik
  • Pengamanan terhadap BIOS
  • Pengamanan terhadap sistem operasi
  • Pengamanan terhadap program aplikasi
  • Pengamanan terhadap dokumen

Kriptografi

Kriptografi adalah suatu ilmu yang mempelajari bagaimana cara menjaga agar data atau pesan tetap aman saat dikirimkan, dari pengirim ke penerima tanpa mengalami gangguan dari pihak ketiga. Menurut Bruce Scheiner dalam bukunya "Applied Cryptography", kriptografi adalah ilmu pengetahuan dan seni menjaga message-message agar tetap aman (secure).
Konsep kriptografi sendiri telah lama digunakan oleh manusia misalnya pada peradaban Mesir dan Romawi walau masih sangat sederhana. Prinsip-prinsip yang mendasari kriptografi yakni:
·         Confidelity (kerahasiaan) yaitu layanan agar isi pesan yang dikirimkan tetap rahasia dan tidak diketahui oleh pihak lain (kecuali pihak pengirim, pihak penerima / pihak-pihak memiliki ijin). Umumnya hal ini dilakukan dengan cara membuat suatu algoritma matematis yang mampu mengubah data hingga menjadi sulit untuk dibaca dan dipahami.
·         Data  integrity (keutuhan data) yaitu layanan yang mampu mengenali/mendeteksi adanya manipulasi (penghapusan, pengubahan atau penambahan) data yang tidak sah (oleh pihak lain).
·         Authentication   (keotentikan)   yaitu   layanan   yang   berhubungan   dengan identifikasi. Baik otentikasi pihak-pihak yang terlibat dalam pengiriman data maupun otentikasi keaslian data/informasi.
·         Non-repudiation (anti-penyangkalan) yaitu layanan yang dapat mencegah suatu pihak untuk menyangkal aksi yang dilakukan sebelumnya (menyangkal bahwa pesan tersebut berasal dirinya).
Berbeda dengan kriptografi klasik yang menitikberatkan kekuatan pada kerahasiaan algoritma yang digunakan (yang artinya apabila algoritma yang digunakan telah diketahui maka pesan sudah jelas "bocor" dan dapat diketahui isinya oleh siapa saja yang mengetahui algoritma tersebut), kriptografi modern lebih menitikberatkan pada kerahasiaan kunci yang digunakan pada algoritma tersebut (oleh pemakainya) sehingga algoritma tersebut dapat saja disebarkan ke kalangan masyarakat tanpa takut kehilangan kerahasiaan bagi para pemakainya.
Berikut adalah istilah-istilah yang digunakan dalam bidang kriptografi :
  • Plaintext  (M)  adalah pesan yang hendak  dikirimkan  (berisi  data asli).
  • Ciphertext  (C)  adalah pesan ter-enkrip (tersandi) yang merupakan hasil enkripsi.
  • Enkripsi (fungsi E) adalah proses pengubahan plaintext menjadi ciphertext.
  • Dekripsi (fungsi D) adalah kebalikan dari enkripsi yakni mengubah ciphertext menjadi plaintext, sehingga berupa data awal/asli.
  • Kunci adalah suatu bilangan yang dirahasiakan yang digunakan dalam proses enkripsi dan dekripsi. 

VPN
VPN adalah singkatan dari virtual private network, yaitu Sebuah cara aman untuk mengakses local area network yang berada pada jangkauan, dengan menggunakan internet atau jaringan umum lainnya untuk melakukan transmisi data paket secara pribadi, dengan enkripsi Perlu penerapan teknologi tertentu agar walaupun menggunakan medium yang umum, tetapi traffic (lalu lintas) antar remote-site tidak dapat disadap dengan mudah, juga tidak memungkinkan pihak lain untuk menyusupkan traffic yang tidak semestinya ke dalam remote-site.
Menurut IETF, Internet Engineering Task Force, VPN is an emulation of [a]
private Wide Area Network(WAN) using shared or public IP facilities, such as the Internet or
private IP backbones.
VPN merupakan suatu bentuk private internet yang melalui public network

(internet), dengan menekankan pada keamanan data dan akses global melalui internet.
Hubungan ini dibangun melalui suatu tunnel (terowongan) virtual antara 2 node.
adalah suatu jaringan privat (biasanya untuk instansi atau kelompok tertentu) di dalam jaringan internet (publik), dimana jaringan privat ini seolah-olah sedang mengakses jaringan lokalnya tapi menggunakan jaringan public
VPN adalah sebuah koneksi Virtual yang bersifat privat mengapa disebut demikian karena pada dasarnya jaringan ini tidak ada secara fisik hanya berupa jaringan virtual dan mengapa disebut privat karena jaringan ini merupakan jaringan yang sifatnya privat yang tidak semua orang bisa mengaksesnya. VPN Menghubungkan PC dengan jaringan publik atau internet namun sifatnya privat, karena bersifat privat maka tidak semua orang bisa terkoneksi ke jaringan ini dan mengaksesnya. Oleh karena itu diperlukan keamanan data
Konsep kerja VPN pada dasarnya VPN Membutuhkan sebuah server yang berfungsi sebagai penghubung antar PC. Jika digambarkan kira-kira seperti ini
internet <—> VPN Server <—-> VPN Client <—-> Client
bila digunakan untuk menghubungkan 2 komputer secara private dengan jaringan internet maka seperti ini: Komputer A <—> VPN Clinet <—> Internet <—> VPN Server <—> VPN Client <—> Komputer B
Jadi semua koneksi diatur oleh VPN Server sehingga dibutuhkan kemampuan VPN Server yang memadai agar koneksinya bisa lancar.
lalu apa sih yang dilakukan VPN ini?? pertama-tama VPN Server harus dikonfigurasi terlebih dahulu kemudian di client harus diinstall program VPN baru setelah itu bisa dikoneksikan. VPN di sisi client nanti akan membuat semacam koneksi virtual jadi nanti akan muncul VPN adater network semacam network adapter (Lan card) tetapi virtual. Tugas dari VPN Client ini adalah melakukan authentifikasi dan enkripsi/dekripsi.
Nah setelah terhubung maka nanti ketika Client mengakses data katakan client ingin membuka situs www.google.com. Request ini sebelum dikirimkan ke VPN server terlebih dahulu dienkripsi oleh VPN Client misal dienkripsi dengan rumus A sehingga request datanya akan berisi kode-kode. Setelah sampai ke server VPN oleh server data ini di dekrip dengan rumus A, karena sebelumnya sudah dikonfigurasi antara server dengan client maka server akan memiliki algorith yang sama untuk membaca sebuah enkripsi. Begitu juga sebaliknya dari server ke Client.
Keamanan Dengan konsep demikian maka jaringan VPN ini menawarkan keamanan dan untraceable, tidak dapat terdeteksi sehingga IP kita tidak diketahui karena yang digunakan adalah IP Public milik VPN server. Dengan ada enkripsi dan dekripsi maka data yang lewat jaringan internet ini tidak dapat diakses oleh orang lain bahkan oleh client lain yang terhubung ke server VPN yang sama sekalipun. Karena kunci untuk membuka enkripsinya hanya diketahui oleh server VPN dan Client yang terhubung. Enkripsi dan dekripsi menyebabkan data tidak dapat dimodifikasi dan dibaca sehingga keamananya terjamin. Untuk menjebol data si pembajak data harus melalukan proses dekripsi tentunya untuk mencari rumus yang tepat dibutuhkan waktu yang sangat lama sehingga biasa menggunakan super computing untuk menjebol dan tentunya tidak semua orang memiliki PC dengan kemampuan super ini dan prosesnya rumit dan memakan waktu lama, agen-agen FBI atau CIA biasanya punya komputer semacam ini untuk membaca data-data rahasia yang dikirim melaui VPN.
Apakah Koneksi menggunakan VPN itu lebih cepat????? Hal ini tergantung dari koneksi antara client dengan VPN server karena proses data dilakukan dari VPN otomatis semua data yang masuk ke komputer kita dari jaringan internet akan masuk terlebih dahulu ke VPN server sehingga bila koneksi client ke VPN server bagus maka koneksi juga akan jadi lebih cepat. Biasanya yang terjadi adalah penurunan kecepatan menjadi sedikit lebih lambat karena harus melewati 2 jalur terlebih dahulu temasuk proses enkripsi. VPN ini bisa digunakan untuk mempercepat koneksi luar (internasional) bagaimana caranya???
misal kita punya koneksi lokal (IIX) sebesar 1mbps dan koneksi luar 384kbps kita bisa menggunakan VPN agar koneksi internasional menjadi sama dengan koneksi lokal 1mbps. Cara dengan menggunakan VPN Lokal yang diroute ke VPN Luar
internet <—->VPN Luar<—>VPN lokal <—>Client
mengapa model jaringan ini bisa lebih cepat sebab akses ke jaringan luar dilakukan oleh VPN luar lalu kemudian diteruskan oleh VPN lokal nah kita mengakses ke jaringan lokal yang berarti kecepatan aksesnya sebesar 1mbps. Tentunya diperlukan VPN dengan bandwith besar agar koneksinya bisa lancar.

Selasa, 05 Juni 2012

task 5

berikut tugas ke lima untuk mata kuliah keamanan jaringan komputer. sources dapat diseedoooot disini >>> sedooott...

Sabtu, 05 Mei 2012

TASK 4 (STATIC ROUTING) KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER

Static routing artinya membuat tabel routing dengan memasukkan perintah routing untuk tiap-tiap network pada tiap-tiap router. Yang harus diperhatikan disini adalah bahwa network yang akan dirouting adalah network yang tidak terhubung secara langsung (Undirectly Connected) pada router yang akan anda buat tabel routingnya. Artinya disini sebagai administrator dalam sebuah jaringan harus benar-benar memahami tooplogi jaringan yang dibuat. Hal ini sangatlah mutlak untuk mengetahui berapa banyak network yang ada, network mana yang terhubung secara langung maupun tidak terhadap sebuah router.

Tugas dowload DISINI

Rabu, 02 Mei 2012

TASK 3 KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER

Tugas keamanan jaringan komputer yang ditunggu-tunggu sejak lama ahirnya muncul juga, yaitu task 3!!!
file dapat diunduh disini

Kamis, 15 Maret 2012

Three Layer Hierarchial Model


Hierarchical network model membagi suatu jaringan menjadi tiga layer  agar  dapat  membantu memudahkandalam  mendesain  dan  implementasi  jaringan,  serta  untuk  maintenance  hierarki jaringan yang scalable,  reliable  dan  cost-effective. Gambarnya kurang lebih seperti berikut :



A. Core layer  
Merupakan  bagian  teratas  dari  model  hierarki  ini,  sehingga berfungsi  sebagai  backbone dan sebagai dasar  dari  jaringan  karena semua layer yang lain sangat bergantung pada core layer. Core layer mempunyai tugas  untuk  men-deliver  sejumlah  besar  lalu  lintas  data dengan cepat dan  dapat  dipercaya.  Core  layer juga  harus  dapat mengganti traffic secepat mungkin sehingga dapat mengurangi waktu latency  dalam pengiriman  paket.  Jika  terjadi  kesalahan dalam core layer  ini,  semua  user  akan  terpengaruh.  Dalam core  layer  tidak diperbolehkan menggunakan  access  list,  paket  filtering,  atau  VLAN Routing. Core layer  juga tidak dapat men-support akses  workgroup. Layer  ini  didesain  untuk  kecepatan  tinggi  (FDDI, fast Ethernet dengan  redundant  link,  atau  ATM)  dan  menggunakan  routing protocol dengan waktu konvergen yang rendah. 


B. Distribution layer 
Merupakan  communication  point  antara  access  layer  dan  core layer. Sering kali disebut workgroup layer. Fungsi utama distibution layer  ialah  untuk  melakukan  routing,  filtering, akses  WAN,  dan menentukan  bagaimana  paket  dapat  mengakses  core  layer jika diperlukan. Selain  itu  di  distribution layer  juga  harus  menentukan rute  terbaik  untuk mengirimkan permintaan  ke  core  layer  dan  core layer akan  meneruskan permintaan  itu ke service  yang sesuai. Layer ini  juga  sebagai  tempat  untuk mengimplementasikan network policies. Tugas dari distribution layer ialah implementasi access list, paket filtering, dan queuing, mendistribusikan kembali antara routing protocol  termasuk  static  routing,  routing  antara VLAN  dan  fungsi workgroup  pendukung  yang  lain,  serta  menentukan  broadcast dan multicast domain. 

C. Access Layer 
Acesss  layer  akan  dapat  mengontrol  user  dan  workgroup  ke sumber  internetwork.  Layer ini terkadang  disebut  desktop  layer. Access  layer  terdiri  dari  device  (hub  dan  switch)  yang memperbolehkan  workgroup  dan  user  layanan  yang  diberikan  oleh distribution  layer  dan core  layer. Fungsi  utamanya  ialah  switching. Tugas-tugasnya  yakni  melanjutkan  access control  dan  policies  dari distribusi  layer,  membuat  pembagian  collision domain, mengkoneksikan  workgroup dalam distribution layer. DDR (Double 32 Data Rate) and Ethernet switching teknologi sangat digunakan dalam access layer dengan static routing.

sumber : download file pdf lewat google tp alamatnya lupa!!